Skip to main content

[SINOPSIS + REVIEW] C-DRAMA "When Destiny Brings the Demon" (2025)

Mengalami kecelakaan mobil, Zhou Yan tiba-tiba terbangun sebagai murid kultivasi dari sekte kecil. Namanya kini menjadi Liao Ting Yan. Baik sebagai Zhou Yan atau Ting Yan harapannya cuma satu yaitu hidup tenang tanpa konflik dan bisa makan dan tidur dengan nyaman. Namun, Ting Yan harus menajdi wakil sektenya untuk pemilihan menjadi abdi dari seorang Kultivator terkuat yang sudah melakukan kultivasi tertutup selama 500 tahun. Setiap wanita yang datang memegang beban sektenya masing-masing.

Ting Yan sendiri tidak memiliki ambisi, dan gurunya juga tidak memberikan beban apapun. Gurunya mengatakan yang penting ikut dan tidak terpilih tidak apa-apa. Ting Yan akhirnya mengikuti pemilihan itu dan bertekad tidak akan menonjol sehingga tidak terpilih. Namun nasib berkata lain, Ting Yan malah terpilih dan terpaksa masuk ke kediaman kultivator sakti, Sima Jiao. TIng Yan masuk bersama beberapa wanita lainnya. Namun pertama kali menginjakkan kaki, Sima Jiao berlaku kejam dengan membunuh salah satu abdi wanita dengan kejam. Ting Yan ketakutan karena ia ingin hidup tenang dan tidak suka konflik.  



Ting Yan yang polos tidak berambisi dan tidak punya misi apapun dari sektenya malah membuat Sima Jiao tertarik. Alasannya ketika Sima Jiao menggunakan kemampuan sihirnya untuk berkata jujur, Ting Yan benar-benar tidak menginginkan apapun kecuali hidup mewah dan malas-malasan. Ting Yan tidak tahu bahwa banyak sekali orang yang menginginkan roh api yang ada di tubuh Sima Jiao, bahkan sebenarnya Sima Jiao tidaklah berkultivasi tertutup karena keinginannya sendiri tapi dikurung agar tidak membuat masalah bagi 8 istana sekte besar yang berkuasa.

Dengan bantuan Ting Yan, sang kultivator malas dengan tingkat ilmu rendahan. Sima Jiao mulai merencanakan misi besarnya untuk keluar dari tempat dirinya terkurung selama 500 tahun. Mampukah Ting Yan membantu Sima Jiao? Dan siapakah identitas asli Ting Yan sebelum digantikan jiwa Zou Yan dari zaman modern? 

REVIEW dengan SPOILER
Akhirnyaaaaaaa . . . mimin menemukan drama XINXIA yang ga ada yang metong karakter pembantunya. Bahagianya hatiku ini. hehehe . . . Bahkan yang matipun bisa dihidupkan kembali.

Aduh aura Sima Jiao bikin klepek-klepek. Bisa ya dia ganteng gitu. Gue tandain lo, Arthur Chen. . . 🤣🤣Sejujurnya mimin belum pernah liat proyek lain dari Arthur Chen atau Wang Ying Lu. Pas awal-awal mimin liat Ying Lu, dia kok kurus banget sama make up nya kayak bikin dia terlihat lebih tua. Pas awal aja kok, kesini-kesini dia punya pesona sendiri dan makeup-nya juga lebih better.

Mungkin karena mimin kebanyakan nonton DRAKOR ya di drama ini mimin liat banyak yang agak mirip sama aktris/aktor korea. Adiknya Ru Ling agak mirip Kim Ji Won versi lebih chubby. Ru Ling nya sendiri kayak mirip Kang Hanna. Maaf ya mata mimin siwer mungkin.

Chemistry Arthur Chen sama Wang Ying Lu bagus banget sih superb. Tapi mimin lebih suka chemistry persahabatan Hong Luo sama Ting Yan. Syukurlah mimin kira Ru Ling bakal jadi tokoh abu-abu yang berakhir jadi hitam, tapi setelah hilang ingatan dia tidak pernah lagi menjadi tokoh abu-abu, setia menjadi sahabat Ting Yan sampai akhir.

Satu hal positif lainnya dari drama ini adalah tidak adanya salah paham. Pas Ting Yan mau dijadikan senjata membunuh Sima Jiao juga ngga terjadi lho. Karena Ting Yan-nya cerdas. Walau polos tidak suka membunuh, suka kemewahan tapi ia bener-bener tak buru-buru dalam mengambil keputusan. Kamu keren Ting Yan, sungguh. 

Drama ini tuh serius tapi lucu. Tingkah Ting Yannya benar-benar mengocok perut. Mimin tuh ketawa banget pas Sima Jiao berhasil keluar dari kurungannya dan membalaskan dendam sama 8 istana, terus Sima Jiao nanya, apa yang kamu pikirkan? Tau ngga Ting Yan jawab apa? "Pinggangmu sangat ramping, master." Gokil sekali Ting Yan ini.

Oh iya walau mereka pindah 3 dunia. Sebenarnya hanya bagian kecil aja kok, 80 persen ceritanya tetap fokus di dunia kultivasi yang menurut mimin bagus banget.

Kita bahas sedikti ending  ya. Apakah Sima Jiao di dunia modern inget sama Ting Yan? Jawabannya adalah Inget (menurut mimin). Karena janji Sima Jiao yang akan menemukan Ting Yan dimanapun berada (aduh jiwa inget MoonLovers mimin bangkit) dan ada adegan Sima Jiao yang tersenyum pada Zou Yan seakan memberi tanda jika ia ingat semuanya.

Mimin baca di forum ada juga yang berpendapat. Sebenarnya Sima Jiao duluan nyampe ke dunia modern. Terus ia tahu Ting Yan tidak ingat semuanya. Terus pas kecelakaan itu, Ting Yan baru mengalami 'mimpi' untuk mengingat kisah cinta mereka. Teorinya didukung karena Sima Jiao di zaman modern menunggu proposal bisnis Zhao Yan tentang pemandangan gunung lembah suci. Jadi memang Sima Jiao sendiri yang mengarahkan Zhao Yan agar bisa bertemu dengannya karena proposal itu. Aduh susah jelasinnya semoga paham. Yang penting happy end kan?

Drama ini berjumlah 33 episode dengan durasi 45 menitan bisa kalian tonton di Netflix dan Youku. Ssst . . . efek gambarnya (CGI) bagus banget lho, dijamin ngga akan nyesel.

Review dan Sinopsis yang mimin tulis murni dari mimin pribadi
Setiap orang berhak untuk setuju atau tidak setuju dengan pendapat mimin
Karena suka atau tidak suka dengan suatu FILM/DRAMA tergantung selera masing-masing
Dan pendapat mimin sama sekali tidak menjadi generalisasi bahwa pendapat orang lain pun sama
Mohon menghormati pendapat mimin, dan mohon berkomentar dengan sopan ya..
Terimakasih.. ^^

Comments

Popular posts from this blog

[Bahas Ending] K-Film "Memoir of A Murderer"

Suka sama akting nam gil

[Sinopsis + Review] K-Drama Seoyoung My Daughter

Seoyoung seorang mahasiswi hukum yang

[Sinopsis + Review] C-Drama "King's Woman"

Setelah sekian lama ga BAPER banget sama