Skip to main content

[SINOPSIS + REVIEW] C-DRAMA "Are You The One" (2024)

Liu Mian Tang kehilangan ingatannya, ia hanya tahu dia adalah istri dari Cui Jui. Karena ia hanya ingat ketika sedang berada di kereta kuda pernikahan dan akan menikah dengan seorang pria bernama Cui Jui. Cui Jui sendiri mengaku sebagai seorang putra dari pedagang kaya di ibu kota, yang harus bangkrut karena menggunakan semua kekayaannya demi menyelamatkan nyawa Mian Tang. Mian Tang yang memang cerdas lalu berusaha membangkitkan kembali usaha suaminya. Sedangkan suaminya mengaku memang ia tidak ahli dalam berdagang dan selama ini dia adalah seorang pria kaya tidak berguna yang hanya suka bermain catur. 

Tanpa Mian Tang tahu, Cui Jiu bukanlah nama asli pria itu. Dia adalah Cui Xingzhou, Raja dari Huaiyang (mungkin setara gubernur kali ya, karena ia masih di bawah kekaisaran). Xingzhou sengaja mengaku sebagai suami Mian Tang untuk memanfaatkannya. Identitas Mian Tang tidaklah sederhana dia adalah selir dari seorang pemimpin bandit gunung. Xingzhou sengaja menahan Mian Tang sebagai umpan, agar Liu Yu sang pemimpin bisa keluar dari persembunyiannya.



Namun ketulusan Mian Tang yang memperlakukan Xingzhou sebagai suami dengan tulus. Lambat laun membuat ia menyesali kepalsuan yang sudah ia buat. Ia kini bingung karena benar-benar jatuh cinta pada Mian Tang dan tidak sanggup mengatakan kebenarannya. 

REVIEW dengan SPOILER
Drama yang agak mirip ya sama Fated Heart yang mimin review minggu lalu. Tapi jauh berbeda. Kalau fated heart dramanya agak gelap banyak adegan aksi dan ceritanya agak berat. 

Walau sama-sama mengangkat tema tentang amnesia, drama yang ini lebih ringan, minim adegan bertarung dan ngga terlalu belibet. Drama yang ini ga bisa disebut drama musuh jadi cinta karena sejak awal Xingzhou dan Mian Tan bukan terlibat permusuhan bertahun-tahun. Mereka tuh sama-sama saling menghormati dan setia pada perjanjian, namun ada pihak yang mengadu domba sehingga pihak Mian Tang tahunya Xingzhou yang berkhianat begitupun Xingzhou yang tahunya pihak Mian Tang yang berkhianat.

Sejujurnya mimin malah lebih suka pas awal-awal saat mereka main rumah-rumahan (ini lumayan lama kok kalau ga salah sampai episode 20an), pas Mian Tan udah inget semuanya jadi kayak flat aja (buat mimin ya). Sayang banget juga Mian Tang ini kan jago bertarung tapi sepanjang drama hanya di episode 40 dimana akhirnya Mian Tang kelihatan bertarung, sebelum-sebelumnya Mian Tang lebih ke jadi wanita cerdas yang lebih banyak menggunakan otaknya. 

Perang yang terjadi di drama juga ngga keliatan kayak di drama-drama sejarah lainnya. Ngga digambarkan mendalam. Bahkan ada time skip sekitar 3 tahun, dan kita cuman disuguhin sebuah deskripsi di layar tentang apa yang terjadi di kekaisaran.

Hal lainnya yang membuat mimin kecewa adalah penokohan. Drama ini menurut mimin adalah salah satu dari drama yang pernah mimin tonton dengan tokoh yang luar biasa banyak. Dari pihak Xingzhou ada keluarganya, saudara, bibi, ada sepupu, ada ibunya. Dari Mian Tang tiba-tiba ada paman, adik seperguruan, kakek, belum nama para saudagar perdagangan beserta anak-anaknya. Ditambah lagi kekaisaran dan para pejabat dan putra putri-nya, mimin jadi pusing saking banyaknya nama tokoh di drama ini.

Konflik tentang dendam yang dibawa ringan jadi salah satu alasan mimin agak lama menyelesaikan drama ini. Karena tensinya ngga terlalu kuat jadi ada kalanya mimin merasa ini dramanya terlalu dipanjang-panjangkan. Nontonnya santai aja gitu ngga ingin keburu-buru dan ngga ada yang bikin penasaran untuk segera melanjutkan.

Di drama ini mimin salfok sama He Zhen dan Zhao Quan. Lucu ya mereka. He Zhen keren banget deh di drama ini. Definisi wanita yang bisa berdiri sendiri, mandiri, dan tidak membutuhkan orang lain. Memang drama ini terasa banget pengen mengangkat tema tentang emansipasi wanita. Oh iya permaisuri juga lucu. Dia sebenarnya punya jiwa bebas dan suka makanan (kuliner) dalam hatinya, tapi ia juga teguh pendirian dan tidak punya ketamakan sama sekali. Suka aja dia udah jadi permaisuri tapi sama pelayannya masih suka makan bareng, ngga beda-bedain, suka main layang-layang dan ngga terlalu pusing sama persaingan selir. Karena sejak awal dia masuk ke harem kaisar hanya agar bisa bebas dari kediaman ayahnya yang toxic.

Eh ada yang bisa jelasin ngga kenapa jendral Shi pada akhirnya nolongin Xingzhou? Padahal pas di ceritakan dia termasuk yang ngga suka sama Xingzhou kan? Mimin agak kurang ngerti pas bagian ini. Atau mungkin ada yang kelewat karena kadang-kadang mimin nontonnya sambil balas Whatsapp atau ngelakuin yang lain.

Drama ini berjumlah 40 episode dengan durasi 45 menit. Kalian bisa tonton di VIKI atau WeTV yaa . . . yang mau drama ringan bisa sedikit bikin tertawa boleh coba nonton yaa, tapi yang suka drama aksi dengan dark romance ini ngga masuk banget sama selera kalian. . . 😁

Review dan Sinopsis yang mimin tulis murni dari mimin pribadi
Setiap orang berhak untuk setuju atau tidak setuju dengan pendapat mimin
Karena suka atau tidak suka dengan suatu FILM/DRAMA tergantung selera masing-masing
Dan pendapat mimin sama sekali tidak menjadi generalisasi bahwa pendapat orang lain pun sama
Mohon menghormati pendapat mimin, dan mohon berkomentar dengan sopan ya..
Terimakasih.. ^^

Comments

Popular posts from this blog

[Bahas Ending] K-Film "Memoir of A Murderer"

Suka sama akting nam gil

[Sinopsis + Review] K-Drama Seoyoung My Daughter

Seoyoung seorang mahasiswi hukum yang

[Sinopsis + Review] C-Drama "King's Woman"

Setelah sekian lama ga BAPER banget sama