Hae Joo menikah dengan Baek Sa Eon, juru bicara kepresidenan termuda yang sangat digemari banyak orang. Namun setelah tiga tahun menikah hubungan Hae Joo dan Sa Eon tidak sama dengan pasangan suami istri lainnya. Mereka tidak akrab, tidur terpisah sejak menikah, dan tidak pernah ada percakapan. Hae Joo sendiri menjadi bisu setelah kecelakaan sejak kanak-kanak. Keterbatasan komunikasi semakin membuat mereka asing. Hae Joo juga tidak pernah dianggap sebagai istri dari Baek Sa Eon, karena Sa Eon merahasiakan siapa istrinya pada orang luar. Orang-orang disekitar Sa Eon hanya tahu bahwa ia telah menikah tapi tidak ada satupun orang yang mengetahui siapa istrinya.
Pernikahan mereka awalnya adalah perjodohan. Ayah tiri Hae Joo adalah presdir perusahaam media terbesar yang mendanai calon presiden selanjutnya yaitu ayah Sa Eon. Namun Sa Eon sebenarnya dijodohkan dengan kaka Hae Joo, In A. In A kabur saat akan menikah, sehingga Sae Eon akhirnya menikah dengan Hae Joo.
Memiliki musuh adalah hal biasa bagi juru bicara kepresidenan seperti Sa Eon. Suatu hari Hae Joo mendapat ancaman, mobilnya diretas, sehingga ia tidak bisa mengendalikan mobilnya. Orang yang hendak menculik Hae Joo adalah orang yang membenci Baek Sa Eon. Namun ketika meminta tebusan, alih-alih menyanggupi, Baek Sa Eon dengan dingin mengatakan bahwa bunuh saja istrinya dan katakan jika sudah menjadi mayat. Hae Joo mendengar sendiri kalimat suaminya itu dan sakit hati. Walau tidak pernah ada cinta tapi ia tidak menyangka setidakpeduli itu Sa Eon pada dirinya. Hae Joo akhirnya mengebut dan mengalami kecelakaan kecil, ponsel penculik tertinggal di mobil sedangkan penculiknya kabur. Ponsel itu sangat unik karena hanya bisa menghubungi Baek Sa Eon dan tidak ada yang bisa melacak nomernya karena sudah dilengkapi dengan VPN.
Hae Joo yang sebenarnya tidak bisu, akhirnya menggunakan ponsel itu untuk meneror suaminya sendiri, tujuanannya hanya satu. Meminta perceraian.
REVIEW
Ini tuh drama yang dulu pas tayang mimin tandain untuk ditonton, mimin awalnya heran kok pas tamat ternyata mimin tetap belum nonton ya sampai terlupa lebih dari setahun. Setelah mimin tonton mimin tahu alasan mimin ngga jadi nonton drama ini dulu. Alasan pertama adalah mimin selalu lihat spoiler drama ini di IG jadi udah ngga penasaran lagi sama ceritanya. Alasan kedua adalah ada isu media play drama ini terhadap konflik Israel-Palestina yang sedang hangat saat itu. Di drama diceritakan kalau ada konflik Paltima dan Izmael yang walau disamarkan kita tahu lah ya negara apa. Terus dikatakan serangan udara Paltima ke Izmael jadi seakan-akan Paltima yang jahat di konflik ini. Setelah nonton episode terakhir, mimin baru inget kenapa dulu ngga nonton. Tapi sudah keburu episode akhir. Jadi mimin tamatin aja lah.
Di drama ini mimin suka sama pasangan lain yaitu Yuri dan Sang Woo. Mereka cute banget terutama Yuri yang blak-blakan no jaim-jaim dan Sang Woo yang dingin bet, tapi selalu nolongin Yuri.
Mimin juga suka sama hubungan saudara In A dan Hae Joo. Mereka ngga sedarah tapi mimin bisa merasakan kepedulian In A pada Hae Joo. Baguslah mimin kira In A ini bakal dibuat jahat karena wajahnya jahatable banget. Hihi . . .
Yang mau lihat chemistry apik Yoo Yeon Seok dan Cha Seo Bin. Kalian boleh nonton dramanya. Mimin kagum banget sama Seo Bin di drama ini karena ia bisa memperagakan bahasa isyarat dengan baik ditambah mimiknya yang lucu. Patut diapresiasi nih aktor yang benar-benar menyiapkan perannya.
Review dan Sinopsis yang mimin tulis murni dari mimin pribadi
Setiap orang berhak untuk setuju atau tidak setuju dengan pendapat mimin
Karena suka atau tidak suka dengan suatu FILM/DRAMA tergantung selera masing-masing
Dan pendapat mimin sama sekali tidak menjadi generalisasi bahwa pendapat orang lain pun sama
Mohon menghormati pendapat mimin, dan mohon berkomentar dengan sopan ya..
Terimakasih.. ^^

Comments
Post a Comment
DONT BE SILENT READER, pleaase comment.. ^^ NO BASH