Kisah ini bermula saat Da Hae dan Ha Ryu bertemu di panti asuhan. Namun, Da Hae tidak lama berada di sana karena segera dijemput oleh ibunya. Beberapa tahun berlalu, keduanya telah dewasa.
Takdir mempertemukan mereka kembali. Ha Ryu tidak sengaja bertemu Da Hae yang berada dalam kondisi mengenaskan, hampir meninggal karena tidak makan berhari-hari, bersama ibunya yang sudah tiada.
Setelah pertemuan itu, Ha Ryu menyadari perasaan cintanya yang mendalam pada Da Hae. Ia rela melakukan apa saja demi kebahagiaan Da Hae. Pengorbanan Ha Ryu mencapai puncaknya ketika ayah tiri Da Hae (yang pernah melecehkan Da Hae di masa lalu) tidak sengaja dibunuh oleh Da Hae. Ha Ryu dengan cepat dan tanpa ragu membantu Da Hae menghilangkan bukti pembunuhan tersebut.
Mereka pun memutuskan untuk tinggal bersama. Ha Ryu bekerja keras di klub malam demi membiayai kuliah Da Hae, dan dari hubungan mereka lahirlah seorang putri, meskipun keduanya tidak pernah meresmikan pernikahan mereka.
Setelah lulus kuliah, Da Hae berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar Baek Hak. Di sana, ia menarik perhatian anak bungsu pemilik perusahaan, Baek Do Hoon. Merasa bosan dengan hidup miskin, Da Hae mulai memanfaatkan kasih sayang Do Hoon.
Ia berbohong kepada Ha Ryu, mengatakan bahwa ia ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri. Ha Ryu pun mati-matian mengusahakan segala cara demi memenuhi keinginan Da Hae. Padahal, Da Hae ke luar negeri karena ia ingin mengejar Do Hoon. Di sana, Do Hoon dan Da Hae berpacaran dan bahkan berencana untuk menikah.
Kekejaman Da Hae terhadap Ha Ryu tidak berhenti sampai di situ. Ia melakukan segala cara agar bisa lepas dari masa lalunya, termasuk mencoba membunuh Ha Ryu.
Ha Ryu, yang merasa telah menyerahkan segalanya untuk Da Hae namun tidak pernah dianggap, akhirnya mulai mengumpulkan kekuatannya. Ia bertekad melakukan segalanya untuk membalas dendam dan mengembalikan Da Hae ke tempatnya berasal.
Menurut mimin, 24 episode itu terlalu panjang dan membuat drama ini agak berat untuk terus dilanjutkan. Alurnya terasa berulang: dapat bukti kejahatan Da Hae, terus Da Hae lolos. Dapat lagi, lolos lagi. Terus seperti itu sampai menjelang episode akhir. Bahkan, kalau kalian nonton episode 1 dan langsung loncat ke episode 24, ceritanya sudah lengkap. Sebab, dari episode satu saja kita sudah disuguhi potongan akhir cerita, baru kemudian alur mundur. Dan di episode akhir pun ada beberapa adegan rangkuman kejahatan Da Hae dari episode 1-23. Jadi, menghabiskan waktu lebih dari 24 jam untuk drama ini terasa kurang worth it. Mimin sendiri menghabiskan waktu sampai dua bulanan untuk menamatkan drama ini.
Akhir dari drama, di mana Da Hae meninggal, juga terasa kurang apik. Harusnya Da Hae menderita dulu ngga sih? Misalnya dipenjara, atau boleh lah kalau mau copy-paste adegan Ahn Do Hoon di drama Secret Love. Jadi, sebelum dipenjara, ada momen dia menangisi semua dosanya dengan tulus dulu. Baru deh dipenjara. Atau kalau mau meninggal, ya bolehlah. Adegan Da Hae yang meminta maaf pada Ha Ryu sebelum pingsan menurut mimin kurang banget. Tapi setidaknya adegan itu memberi kita hint bahwa sebenarnya Da Hae sadar, orang yang tidak pernah berubah dan selalu melindunginya adalah Ha Ryu.
Ini drama yang cukup melelahkan untuk ditonton, tapi mimin suka banget adegan Ha Ryu dan Da Hae kecil yang diceritakan di akhir episode. Adegan itu sedikit membuat kita mengerti kenapa Da Hae bisa menjadi kejam seperti itu, walau ngga bisa dibenarkan juga. Setidaknya membuat kita sedikit berempati sama karakternya.
Dramanya berakhir hepi untuk semua karakter, kecuali Ha Ryu. Dia sepertinya akan sendiri sampai tua nanti. Seandainya Da Hae setia sama Ha Ryu. Sudah mah Ha Ryu tulus mencintainya, dan ternyata latar belakang Ha Ryu juga bukan dari keluarga miskin. Ya, mungkin Da Hae tak akan hidup kaya raya, tapi untuk memiliki hidup berkecukupan kayaknya ngga mustahil. Lagian, selama jadi menantu konglomerat dan istri presiden, kebahagiaan Da Hae kayaknya cuma di permukaan aja. Dia selalu was-was, bahkan untuk tidur saja harus pakai obat.
Takdir mempertemukan mereka kembali. Ha Ryu tidak sengaja bertemu Da Hae yang berada dalam kondisi mengenaskan, hampir meninggal karena tidak makan berhari-hari, bersama ibunya yang sudah tiada.
Setelah pertemuan itu, Ha Ryu menyadari perasaan cintanya yang mendalam pada Da Hae. Ia rela melakukan apa saja demi kebahagiaan Da Hae. Pengorbanan Ha Ryu mencapai puncaknya ketika ayah tiri Da Hae (yang pernah melecehkan Da Hae di masa lalu) tidak sengaja dibunuh oleh Da Hae. Ha Ryu dengan cepat dan tanpa ragu membantu Da Hae menghilangkan bukti pembunuhan tersebut.
Mereka pun memutuskan untuk tinggal bersama. Ha Ryu bekerja keras di klub malam demi membiayai kuliah Da Hae, dan dari hubungan mereka lahirlah seorang putri, meskipun keduanya tidak pernah meresmikan pernikahan mereka.
Ia berbohong kepada Ha Ryu, mengatakan bahwa ia ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri. Ha Ryu pun mati-matian mengusahakan segala cara demi memenuhi keinginan Da Hae. Padahal, Da Hae ke luar negeri karena ia ingin mengejar Do Hoon. Di sana, Do Hoon dan Da Hae berpacaran dan bahkan berencana untuk menikah.
Kekejaman Da Hae terhadap Ha Ryu tidak berhenti sampai di situ. Ia melakukan segala cara agar bisa lepas dari masa lalunya, termasuk mencoba membunuh Ha Ryu.
Ha Ryu, yang merasa telah menyerahkan segalanya untuk Da Hae namun tidak pernah dianggap, akhirnya mulai mengumpulkan kekuatannya. Ia bertekad melakukan segalanya untuk membalas dendam dan mengembalikan Da Hae ke tempatnya berasal.
REVIEW dengan SPOILER
Waah, sungguh drama yang sangat sulit mimin selesaikan, karena memang seberat itu. Da Hae ini adalah definisi Female Lead yang super antagonis. Dia bukan tokoh abu-abu, dia benar-benar tokoh hitam pekat, tidak ada jejak kebaikan di dalam dirinya, dan ia sama sekali tidak mau berbalik dari semua kejahatannya.Menurut mimin, 24 episode itu terlalu panjang dan membuat drama ini agak berat untuk terus dilanjutkan. Alurnya terasa berulang: dapat bukti kejahatan Da Hae, terus Da Hae lolos. Dapat lagi, lolos lagi. Terus seperti itu sampai menjelang episode akhir. Bahkan, kalau kalian nonton episode 1 dan langsung loncat ke episode 24, ceritanya sudah lengkap. Sebab, dari episode satu saja kita sudah disuguhi potongan akhir cerita, baru kemudian alur mundur. Dan di episode akhir pun ada beberapa adegan rangkuman kejahatan Da Hae dari episode 1-23. Jadi, menghabiskan waktu lebih dari 24 jam untuk drama ini terasa kurang worth it. Mimin sendiri menghabiskan waktu sampai dua bulanan untuk menamatkan drama ini.
Akhir dari drama, di mana Da Hae meninggal, juga terasa kurang apik. Harusnya Da Hae menderita dulu ngga sih? Misalnya dipenjara, atau boleh lah kalau mau copy-paste adegan Ahn Do Hoon di drama Secret Love. Jadi, sebelum dipenjara, ada momen dia menangisi semua dosanya dengan tulus dulu. Baru deh dipenjara. Atau kalau mau meninggal, ya bolehlah. Adegan Da Hae yang meminta maaf pada Ha Ryu sebelum pingsan menurut mimin kurang banget. Tapi setidaknya adegan itu memberi kita hint bahwa sebenarnya Da Hae sadar, orang yang tidak pernah berubah dan selalu melindunginya adalah Ha Ryu.
Ini drama yang cukup melelahkan untuk ditonton, tapi mimin suka banget adegan Ha Ryu dan Da Hae kecil yang diceritakan di akhir episode. Adegan itu sedikit membuat kita mengerti kenapa Da Hae bisa menjadi kejam seperti itu, walau ngga bisa dibenarkan juga. Setidaknya membuat kita sedikit berempati sama karakternya.
Dramanya berakhir hepi untuk semua karakter, kecuali Ha Ryu. Dia sepertinya akan sendiri sampai tua nanti. Seandainya Da Hae setia sama Ha Ryu. Sudah mah Ha Ryu tulus mencintainya, dan ternyata latar belakang Ha Ryu juga bukan dari keluarga miskin. Ya, mungkin Da Hae tak akan hidup kaya raya, tapi untuk memiliki hidup berkecukupan kayaknya ngga mustahil. Lagian, selama jadi menantu konglomerat dan istri presiden, kebahagiaan Da Hae kayaknya cuma di permukaan aja. Dia selalu was-was, bahkan untuk tidur saja harus pakai obat.
Yang penasaran sama dramanya boleh kalian liat di VIKI dan Prime ya. Drama ini berjumlah 24 episode dengan durasi 1 jam lebih sedikit.
Review dan Sinopsis yang mimin tulis murni dari mimin pribadi
Setiap orang berhak untuk setuju atau tidak setuju dengan pendapat mimin
Karena suka atau tidak suka dengan suatu FILM/DRAMA tergantung selera masing-masing
Dan pendapat mimin sama sekali tidak menjadi generalisasi bahwa pendapat orang lain pun sama
Mohon menghormati pendapat mimin, dan mohon berkomentar dengan sopan ya..
Terimakasih.. ^^

Comments
Post a Comment
DONT BE SILENT READER, pleaase comment.. ^^ NO BASH